Cara Perpustakaan Eropa Jaman Pertengahan Mengamankan Buku

0
761
guildhall library chained book

Di Eropa jaman pertengahan, buku adalah barang yang langka dan sangat berharga. Buku waktu itu tidak bisa diproduksi secara massal.

Setiap buku dibuat dengan ditulis tangan, ilustrasinya pun digambar tangan. Jika kita ingin mengopi sebuah buku, mau tak mau harus melakukannya dengan cara menulisnya ulang.

Di akhir jaman pertengahan, ketika perpustakaan dibuka untuk umum, buku ditaruh di rak dengan cara yang di jaman sekarang tidak biasa.

Setiap buku dihubungkan dengan rak oleh seutas rantai yang panjang. Sehingga buku masih bisa diambil dari rak dan dibaca namun tidak bisa dibawa pergi. Hal itu dilakukan untuk mengamankan buku dari pencurian.

Hanya pustakawan yang bisa melepas buku dari rak menggunakan kunci khusus.

Kebiasaan merantai buku tersebut berhenti di akhir 1800. Munculnya block printing/printing press menyebabkan buku dapat diperbanyak dengan lebih mudah. Dengan sendirinya nilai dan kelangkaan buku menurun drastis.

Beberapa perpustakaan dengan buku berantai masih ada yang bertahan di jaman sekarang.

Perpustakaan Hereford Cathedral

Perpustakaan Hereford Cathedral adalah perpustakaan dengan buku berantai terbesar yang masih bertahan hingga saat ini. Perpustakaan ini berada di kota Hereford, Inggris.

Didirikan pada 1611, koleksi utama perpustakaan ini adalah manuskrip tua. Beberapa di antaranya mempunyai ilustrasi berwarna yang indah.

Buku tertuanya adalah Hereford Gospels, berasal dari sekitar tahun 780.

Hereford cathedral chained library
Hereford cathedral chained library/Avax News

Librije

Librije berada di gereja St. Walburgis di kota Zutphen, Belanda. Perpustakaan ini dibuat pada abad ke 16.

Bangunan dan interior perpustakaan hampir tidak berubah selama berabad-abad. Buku-buku tua koleksinya masih terantai pada meja-meja yang juga sangat tua.

zutphen chained library
Zutphen chained library/https://www.flickr.com/photos/jimforest/6320266/

Perpustakaan Francis Trigge

Berada di Grantham, Inggris. Didirikan tahun 1598 dan merupakan perpustakaan publik pertama di Inggris.

Dalam katalognya disebut mempunyai 356 koleksi. 80 di antaranya masih terantai.

Francis trigge chained library
Francis trigge chained library/http://www.discoverstwulframs.org.uk/the-trigge-library.aspx

Perpustakaan Royal Grammar School

Terletak di Guildford, Inggris, dibangun pada akhir abad ke 16. Koleksi tertuanya adalah buku dari Venesia, sekitar tahun 1480.

Royal grammar school chained library
Royal grammar school chained library/https://www.flickr.com/photos/rabinal/5352388536/

Perpustakaan Wimborne Minster

Berada di kota Wimborne Minster, Inggris, dibangun pada tahun 1686. Perpustakaan ini mempunyai sekitar 150 buku yang semuanya dirantai.

Wimborne minster chained library
Wimborne minster chained library/http://www.warrenfamilyhistory.com/

Biblioteca Malatestiana

Pertama kali dibuka pada tahun 1454 di Cesena, Italia. Dari foto, terlihat rantai yang digunakan masih baru, menggantikan yang lama yang mungkin telah rusak.

Biblioteca malatestiana
Biblioteca malatestiana/https://standrewsschoolofhistory.wordpress.com/2014/04/11/spotlight-on-flavia-bruni/

Perpustakaan Wells Cathedral

Terletak di Wells, Inggris, mempunyai koleksi buku yang diterbitkan sebelum 1800. Sebanyak 2.800 buku yang dimilikinya mempunyai beragam tema seperti teologi, sejarah, sains, medis, eksplorasi, dan bahasa.

Buku paling tua berjudul Pliny Naturalis Historiae, dibuat di Venesia pada 1472.

Wells cathedral chained library
Wells cathedral chained library/http://www.wellscathedral.org.uk/

(WA/Via Amusing Planet, sumber feature image)

SHARE

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY