Dr Aidh Al Qarni Penulis La Tahzan Ditembak di Filipina

2
616
Dr Aidh Al Qarni

Dunia buku kembali berduka. Setelah Harper Lee meninggal pada 19 Februari 2016, Maret ini kita hampir kehilangan Dr Aidh Al Qarni. Beliau adalah ulama Saudi dan penulis buku best seller La Tahzan (Jangan Bersedih).

Selasa (1/3/2016) Dr Aidh bin Abdullah Al Qarni ditembak di kota Zamboanga, Filipina. Saat itu beliau selesai memberikan ceramah di Western Mindanao State University.

Sebelumnya diberitakan 5 ajudan beliau meninggal, namun kemudian dikabarkan hanya 2 terluka. Terakhir kedutaan Saudi mengonfirmasi tidak ajudan Dr Al Qarni yang terluka.

Dr Al Qarni ditembak orang tak dikenal saat hendak memasuki kendaraannya. Beliau sempat men-tweet foto ceramah sebelum penembakan terjadi.

Posting lain Dr Al Qarni di Twitter sebelum tertembak:

“Do not ask anyone about the level of his faith, but ask yourself about performing prayer, the frequent mention of God, relation with the Quran, guarding your tongue and the wellbeing of your heart.”

Beliau dibawa ke rumah sakit di Manila. Meski mengalami cedera di bahu kanan, lengan kiri, dan dada kondisinya dikabarkan tidak membahayakan.

Penembaknya sendiri dikabarkan telah ditewaskan oleh pihak keamanan, yang juga menangkap 2 orang yang sebelumnya terlihat bersama pelaku.

“Kami menembaki pria bersenjata itu. Dia meninggal,” kata Helen Limen Galvez, seorang Inspektur Senior polisi.

Menurut Helen, penembaknya adalah orang Filipina. Sedangkan 2 lainnya diidentifikasi sebagai warga Zamboanga, Filipina.

“Kami masih belum tahu mereka dari kelompok mana atau motif penembakan itu,” kata Helen. (WA/via Al Arabiya/foto: Youtube, ilustrasi)

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY