Kucing Maine Coon: Ciri-ciri, Sifat, dan Makanannya

0
886
Kucing Maine Coon

Kucing Maine Coon berasal dari Amerika Serikat. Namanya diambil dari nama negara bagian Maine, New England, dimana pertama kali kucing ini terlihat. Sedangkan ‘Coon’ berasal dari raccoon (rakun), karena ekornya mirip dengan ekor rakun.

Maine Coon dianggap sebagai kucing asli Amerika. Namun ada beberapa cerita yang mengatakan bahwa ia sebenarnya berasal dari luar Amerika.

Cerita-cerita Imajinatif tentang Asal-Usul Kucing Maine Coon

Cerita pertama, konon Maine Coon berasal dari Skandinavia dan dibawa ke Amerika oleh orang-orang Viking.

Cerita lain mengklaim Maine Coon adalah keturunan dari kucing longhair milik ratu Perancis, Marie Antoinette. Kucing-kucing dan barang-barang sang ratu diselundupkan ke Amerika oleh kapten Clough, yang juga mempersiapkan penyelamatan sang ratu dari hukuman mati di masa revolusi. Namun sang ratu tidak selamat dan kucing-kucingnya tinggal di Maine dengan kapten Clough.

Ada lagi kisah tentang seorang kapten kapal bernama Coon, yang pada 1700an membawa kucing longhair saat mendarat di pantai timur laut Amerika. Diduga kucing tersebut dikawinkan dengan kucing lokal, lalu keturunannya dikenal sebagai kucing Maine Coon.

Ada juga anggapan bahwa Maine Coon adalah campuran antara kucing liar dan rakun. Tapi ini mustahil secara ilmiah.

Disayangi Lalu Dilupakan

Terlepas dari manakah asalnya, Maine Coon adalah salah satu ras yang diakui dan menjadi favorit penggemar kucing mewah pada abad ke 19.

Maine Coon muncul di lomba kucing lokal pada awal 1860, dan menjadi favorit karena kecantikan, ukuran, kecerdasan, dan temperamennya yang lembut. Ketika lomba kucing makin menjamur di akhir 1800an, kucing Maine Coon (saat itu sebutannya menjadi kucing Maine) dengan berbagai warna dan pola, makin banyak yang diikutkan lomba.

Di awal 1900, ketika kucing ras baru dan lebih eksotik diimpor ke Amerika, Maine Coon dilupakan tergantikan oleh kucing Persia, Angora, dan kucing impor lain. Pada 1950, Maine Coon menghilang dan bahkan dikatakan punah.

Baru pada 1967 Maine Coon mulai dikenal kembali oleh peternak kucing Amerika. Namun di Inggris-lah mereka menjadi populer di tahun 1980an.

Ciri-ciri Fisik Kucing Maine Coon

Secara keseluruhan kucing Maine Coon sangat tampan.

Kepalanya panjang tapi tidak sepanjang kucing Siam. Lebar kepala sedang dan panjang kepala lebih panjang sedikit dibanding lebarnya. Tulang pipinya tinggi.

Moncongnya persegi, panjangnya sedang. Panjang dan lebar moncong proporsi dengan seluruh bagian kepala. Dagu kuat, tegas, dan segaris dengan bibir atas dan hidung.

Telinganya besar, berumbai, pangkalnya lebar lalu meruncing ke ujungnya.

Sedangkan matanya besar, ekspresif, lebar, dan berbentuk oval.

Kaki kucing Maine Coon besar, cukup panjang, dan proporsi dengan tubuhnya. Telapak kakinya besar, bulat, berumbai, mempunyai lima jari kaki di telapak depan dan empat di telapak belakang.

Ekornya panjang, lebar di bagian pangkal dan meruncing ke ujungnya, serta berbulu panjang.

Kucing Maine Coon berbadan besar dan kokoh, berotot, berdada bidang, dan proporsional. Pertumbuhan kucing ini menuju dewasa lambat, biasanya membutuhkan waktu 3-5 tahun untuk mencapai ukuran penuh tubuh mereka.

Kucing Maine Coon jantan beratnya sekitar 5-8 kg, betina beratnya 4-6 kg.

Bulunya tebal tetapi tidak setebal kucing Persia longhair, dan cenderung tumbuh lebih subur di sekitar leher, perut, kaki, dan ekor. Bulunya tahan air dan tidak memerlukan banyak perawatan.

Kucing Maine Coon klasik, warna dan pola bulunya tabby-putih. Dalam perkembangannya mempunyai warna dan pola bulu yang beragam.

Warna matanya hijau, merah kecoklatan, tembaga, atau biru, dan ada yang memiliki warna mata yang tidak umum.

Maine Coon adalah kucing yang tangguh, dapat bertahan di iklim dingin yang keras.

Sifat dan Temperamen Kucing Maine Coon

Kucing Maine Coon berwatak sangat manis, suka bermain, ramah, dan binatang peliharaan yang menyenangkan. Seringkali ia bertingkah seperti anak kucing.

Mudah dipelihara, cerdas, dan loyal pada pemiliknya. Ia juga mahir menangkap tikus. Sedangkan suaranya kecil dan berpola seperti cicit burung.

Kucing Maine Coon membutuhkan periode penyesuaian saat pertama kali kita pelihara. Hal itu semacam proses pengambilan keputusan.

Jika ia merasa kita terbukti layak mendapatkan kepercayaannya, maka Maine Coon akan membentuk ikatan yang erat dengan seluruh keluarga kita. Ia akan menjadi binatang peliharaan yang penyayang dan setia.

Kucing Maine Coon akan benar-benar menjadi anggota keluarga dan berpartisipasi dalam semua rutinitas keluarga. Seperti menonton kita yang asyik menonton televisi, atau mengikuti kita dari ruang satu ke ruang lain.

Kucing Maine Coon menyukai air, mungkin karena bulu tebal mereka tahan air tidak seperti kucing lain yang berbulu tipis. Bahkan ada yang mengikuti kita saat mandi, atau berdiri di tepi bak mandi sambil menyentuh-nyentuh air dengan kakinya.

Makanan Kucing Maine Coon

Maine Coon tidak membutuhkan diet khusus. Tetapi membutuhkan makanan berkualitas untuk mendukung aktivitasnya yang butuh energi tinggi. Bisa diberi makanan kering dikombinasi dengan makanan basah.

Maine Coon doyan makanan alami maupun makanan kucing pabrikan. Namun bagaimanapun konsultasikan dengan dokter hewan untuk menentukan makanannya.

(WA)

SHARE

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY