6 Mata-mata yang Memakai Seks Sebagai Senjata

0
747

Sampai sekarang seks masih menjadi salah satu senjata terampuh di dunia spionase. Dengan seks, korban biasanya menurun kewaspadaannya dan lebih mudah dikorek informasinya. Apalagi jika korban sampai jatuh cinta, kerja si mata-mata akan jauh lebih mudah.

Seks juga digunakan untuk memeras. Salah satu korbannya adalah Soekarno, presiden pertama Indonesia. Saat berkunjung ke Moskow, KGB menjebaknya dengan perangkap seks. Percintaannya di kamar hotel dengan wanita didikan KGB direkam.

Soekarno tetap tenang saat KGB menunjukkan bukti permainan cintanya. Ia tahu ia akan diperas.

Agen-agen Soviet terperangah saat Soekarno meminta beberapa copy dari film itu, dia bilang akan dibawanya pulang untuk dipertunjukkan kepada publik.

“Rakyat saya akan benar-benar bangga terhadap saya,” kata Soekarno. Pemerasan KGB itu pun gagal!

Banyak mata-mata yang mengandalkan seks saat bekerja. Berikut ini 6 diantaranya.

Roald Dahl

Roald Dahl
bbc.com

Pria tampan ini profesinya pilot pesawat temput dan penulis yang terkenal. Salah satu karyanya yang terkenal adalah Charlie and the Chocolate Factory.

Dia bekerja untuk Inggris selama Perang Dunia 2. Sasarannya adalah memperoleh informasi apapun dari wanita-wanita Amerika yang kaya dan berpengaruh.

Informasi yang berhasil diperolehnya, salah satunya adalah rumor presiden Franklin Roosevelt mempunyai hubungan asmara dengan seorang Putri Norwegia.

Mata Hari

Mata Hari
id.pinterest.com

Mata Hari adalah nama panggung Margaretha Zelle, seorang penari erotis kelahiran Belanda yang terkenal di Paris. Dia bekerja untuk Jerman dan menggunakan seks untuk ditukar dengan informasi. Nama sandi mata-matanya adalah H-21.

Hidupnya berakhir pada umur 41 di hadapan regu tembak pada Oktober 1917.

Markus Wolf

Markus Wolf
wikipedia

Julukannya adalah Laki-laki Tanpa Wajah, karena selama bertahun-tahun mata-mata Barat tidak bisa mendapatkan foto dirinya. Wolf bekerja untuk Jerman Timur sebagai kepala mata-mata yang mengepalai sekitar 4.000 agen.

Dia membangun Romeo, kumpulan mata-mata tampan yang mengincar para sekretaris kesepian yang bekerja untuk pejabat senior dan kepala mata-mata Jerman Barat. Wolf juga berhasil mengubah banyak mata-mata Jerman Barat menjadi agen ganda.

Christine Keeler

Christine Keeler
pinterest

Pada 1960an wanita cantik yang seorang model ini bekerja utk MI5. Tugasnya adalah memikat atase angkatan laut Rusia. Diketahui dia pernah berenang telanjang agar bisa mendekati dan berkenalan dengan seorang laki-laki sasarannya, John Profumo.

Sekarang, Keeler masih hidup dan berusia 74 tahun.

Ellen Rometsch

Ellen Rometsch
crimemagazine.com

Mata-mata cantik Jerman Timur ini pada 1960an dikabarkan punya hubungan asmara dengan presiden John F Kennedy. Dia adalah gadis panggilan di Quorum Club, Washington DC. Sebuah klub yang kabarnya secara diam-diam dikunjungi oleh para politisi Amerika.

Ellen akhirnya dideportasi ke Eropa setelah dibungkam dengan banyak harta.

Anna Chapman

Anna Chapman
uinterview.com

Berpaspor Inggris dan bersuamikan orang Inggris, tinggal di Amerika. Anna bekerja untuk Rusia dengan kedok perusahaan properti internasional. Korbannya adalah beberapa lelaki kaya dan penting Amerika.

Dia ditangkap di New York pada 2010 lalu dideportasi ke Rusia. Di sana ia menjadi host sebuah acara televisi.

Sumber: The RichestTime, The World’s Greatest Spies & Spymasters, karya Roger Boar & Nigel Blundell, 1984. (WA)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY